Masjid Baitul Maal STAN

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Guru: Transfer Ilmu dan Keteladanan Moral

E-mail Print PDF

Guru dalam perannya sebagai tenaga pengajar tentunya memainkan peran sentral dalam menacapkan tiang pancang bagi pondasi pendidikan suatu bangsa. Sosok guru pun menempati posisi yang cukup luar biasa dalam sejarah panjang peradaban manusia. Tokoh-tokoh besar di dunia pun terlahir dari proses panjang pendidikan dari seorang guru. Sebut saja Alexander The Great yang dididik langsung oleh Aristoteles, filsuf besar Yunani. Pun Aristoteles menerima transfer ilmu langsung dari Plato, yang dikatakan sebagai pencetus pemikiran etika dan metafisika barat. Dalam siroh nabawi pun, Rasulullah SAW merupakan seorang guru yang mencetak manusia-manusia ksatria pembangun peradaban. Manusia-manusia brilian sekaliber Abu bakar, Umar Ibn Khattab, Utsman Ibn Affan, Ali Ibn Abi thalib, dan sahabat-sahabat lainnya.

Menurut hemat saya, sedikitnya seorang guru memiliki 2 tugas :

1. Transferer Ilmu

2. Memberi teladan

Sebagai pengajar, seorang guru mentransfer ilmu yang dimilikinya kepada pencari ilmu. Umur manusia yang terbatas jelas tak akan cukup untuk membuka berbagai rahasia ilmu di dunia. Di sinilah guru memainkan perannya untuk tetap memastikan ilmu yang sudah ditemukan oleh generasi-generasi sebelumnya diterima dengan lengkap oleh generasi berikutnya. Sehingga generasi selanjutnya tidak perlu mengulang dari awal untuk mencari ilmu yang dulu sudah ditemukan. Dan pada akhirnya, setiap generasi selanjutnya hanya tinggal mengembangkan apa yang sudah ada. Hal ini penting agar ilmu yang disalurkan juga tetap utuh. Jangan sampai warisan ilmu yang kita miliki hilang dan malah diambil oleh umat lain. Seperti, Al Farabi, ahli musik dan filsafat Yunani, yang salah satu karya terbesarnya dijiplak bebas oleh Thomas Aquinas, filsuf dan teolog asal Italia.

Selain transfer ilmu, guru pun bertugas untuk menanamkan ajaran moral melalui keteladanan. Poin inilah yang membedakan seorang guru dengan setumpuk buku. Keteladanan merupakan harga mati yang harus dilakukan oleh seorang guru. Hal inilah yang menjadi ruh dalam proses belajar mengajar. Tanpa keteladanan, peserta didik akan kesulitan untuk menerima transfer ilmu secara lengkap. Seperti kata pepatah, "perbuatan seseorang dihadapan seribu orang lebih efektif daripada slogan seribu orang dihadapan seseorang." Ya, hanya sekedar mumpuni dalam bidang pendidikannya tidak cukup untuk menjadi seorang guru. Gelar yang tinggi dan mentereng bukanlah syarat utama.Yang terpenting adalah bagaimana seorang peserta didik tidak hanya memiliki kecerdasan akademik saja, tetapi meminjam istilah dari Pak Satria Hadi Lubis, seorang peserta didik juga harus dibekali dengan kecerdasan relijius-moralitas. Hal ini pulalah yang diberikan oleh Rasulullah SAW kepada para sahabat, dan dari para sahabat kepada generasi tabi'in dan tabit tabi'in setelahnya.

Sehingga tidak heran apabila pada masa kejayaannya dulu, Islam memiliki banyak nama-nama ilmuwan dengan otak yang cemerlang namun juga bermoral baik. Bahkan banyak pula yang tidak hanya ahli dalam satu bidang ilmu saja. Ambil contoh, Abul Qasim Maslamah bin Ahmad Al-Majriti seorang astronom, alkimiawan, matematikawan, dan ulama Arab Islam dari Al-Andalus. Belum lagi Ibnu Sina, Al-khawarizmi dan Al-ghazali. Ironisnya, sekarang ini mendapat titel sebagai guru mudahnya seperti membalik telapak tangan. Akibatnya, banyak guru yang ada, tetapi minim kualitas. Kalau begini kondisinya, ya jangan harap dapat melahirkan generasi-generasi pembangun peradaban. Wallahu 'alam bishshowwab.

Comments

avatar Waris
0
 
 
Sayang anda tidak mencantumkan arujkun anda. Seandainya anda baca disertasi Hamid Fahmy Zarkasyi di IIUM tentang Teori Kausalitas al-Ghazali pasti anda tidak akan terlalu gegabah menilai al-Ghazali seorang penganut keraguan . al-Ghazali selain membenarkan teori kausalitas, juga membenarkan hukum Tuhan yang tidak harus memakai teori kausalitas. Di sini jelas al-Ghazali jauh dari kesan penganut keraguan . Apalagi jika anda mau membaca lembar perlembar kitab Ihya Ulumid-Din, di sana bisa ditemukan bahwa al-Ghazali benar-benar membangkitkan ilmu (ihya ulum) dan menghancurkan keraguan .Tentang descartes dan phyro, nah ini mungkin lebih tepat dengan madzhab anda. Jangankan ditimbang oleh Islam, oleh Socrates dan Aristoteles saja konsep keraguan sebagai madzhab anda ini sudah terbatalkan
Name *
Email (For verification & Replies)
URL
Code   
ChronoComments by Joomla Professional Solutions
Submit Comment
Cancel
My wife and I would like to say Thank you to Heather for helping us find our lovely house, Your professionalism service was terrific ,We are extremely happy and wish you all the best in your career.Shokran & Mo Sleet

Name *
Email (For verification & Replies)
URL
Code   
ChronoComments by Joomla Professional Solutions
Submit Comment
Cancel
avatar cialis
0
 
 
Paki, aunque con retraso, te comunico que todos los que lo solicist teis a trav s de los coemntarios est is admitidos/as

Name *
Email (For verification & Replies)
URL
Code   
ChronoComments by Joomla Professional Solutions
Submit Comment
Cancel
avatar cialis
0
 
 
Paki, aunque con retraso, te comunico que todos los que lo solicist teis a trav s de los coemntarios est is admitidos/as

Name *
Email (For verification & Replies)
URL
Code   
ChronoComments by Joomla Professional Solutions
Submit Comment
Cancel
polli exipni ekpompi alla auto to palikari einai gia klotsies ta xei kanaei ola soupamilaei gia web 2.o kai de xerei pou tou pane ta tessera kai poios ton ekane proedro more einai xaraktiristiko paradeigma baremenoy mprosta apo ena pc liomenos kai kamenos

Name *
Email (For verification & Replies)
URL
Code   
ChronoComments by Joomla Professional Solutions
Submit Comment
Cancel
PCoIP users must run Network Connect (NC). More to the point, they will WANT to run NC. PCoIP uses both TCP and UDP to communicate, hence the need for the UDP / ESP transport provided by NC. Just make sure that you have UDP port 4500 open, otherwise the entire session will be limited to only the TCP transport and the user experience will be degraded by having pushed UDP over TCP. Thankfully many of the PCoIP View users out there are more along the lines of power users, or at least those with corporate issued or controlled laptops. After all, the View client itself is a pretty large software package that also requires admin rights.

Name *
Email (For verification & Replies)
URL
Code   
ChronoComments by Joomla Professional Solutions
Submit Comment
Cancel
Hi Kevin,After viewing your Insider page, my thin client admins think that the Juniper SA version 7 View settings can be tweaked to provide PC over IP. All we get is RDP. IS there a way? I have them putting NetConnect on the thin boxes now, to achieve the PC over IP on port 50002. I abandoned the View, tho it has the very nice features of dual monitors and USB.

Name *
Email (For verification & Replies)
URL
Code   
ChronoComments by Joomla Professional Solutions
Submit Comment
Cancel
41 West is a Designer/Builder of custom homes and condo remodeler in Napes, Florida. We are blessed with a very exclusive client community and are totally client focused. 41 West clients experience the highest level of service from a personal relationship built upon value and trust. 41 West has many third egg strategies. A 41 West client is a client for life. One of our most popular thid eggs is our 41 West Handyman for a Day. Each client is offered one of our skilled tradesman for a day of free labor. They would normally pay 0, but one day a year they can have our man to hang paintings, mirrors, adjust doors, install fixtures, do small repairs, anything that doesnâ??t require a permit and can be accomplished in less than 8 hours. This has been a big hit!

Name *
Email (For verification & Replies)
URL
Code   
ChronoComments by Joomla Professional Solutions
Submit Comment
Cancel
Name *
Email (For verification & Replies)
URL
Code   
ChronoComments by Joomla Professional Solutions
Submit Comment
You are here: