Tidak terasa setelah kurang lebih berpisah selama 1 tahun, akhirnya kita dapat dipertemukan kembali dengan bulan Ramadhan yang suci. Bulan Ramadhan adalah bulan yang paling dinanti-nanti dan juga paling ditunggu kehadirannya oleh sebagian besar umat muslim di dunia ini karena di dalam bulan ini terdapat keutamaan-keutamaan bila dibandingkan dengan sebelas bulan lainnya. Nah, untuk dapat mengetahui keutamaan-keutamaan yang terkandung dalam bulan Ramadhan, ada baiknya kita simak hadits berikut ini.
Imam Ahmad meriwayatkan hadits dari Abu Hurairah r.a. bahwa Nabi saw. bersabda, “ Di dalam bulan Ramadhan umatku diberi lima perkara yang tidak pernah diberikan kepada umat-umat sebelumnya: (1) Bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Alloh daripada bau minyak kasturi. (2) Para malaikat selalu memintakan ampunan untuk mereka hingga mereka berbuka. (3) Setiap hari Alloh menghias surganya sambil berkata,’Hamba-hambaKu yang sholeh ingin melepas beban dan penderitaannya dan mereka rindu untuk memasukimu.’ (4) Pada bulan ini diikaatlah setan-setan yang durhaka sehingga mereka tidak leluasa mencapai apa yang dapat dicapainya di bulan lain. (5) Mereka diampuni oleh Alloh SWT pada malam yang terakhir di bulan itu. Para sahabat bertanya, ’Wahai Rasululloh, apakah itu malam Lailatul Qadar?’ Beliau menjawab,’Tidak, karena orang yang bekerja itu akan dipenuhi upahnya manakala sudah menyelesaikan pekerjaannnya.”
Keutamaan lain yang terkandung dalam bulan Ramadhan juga tersirat dalam hadits berikut ini,
“Bila bulan ramadhan datang maka dibukalah pintu-pintu surga dan ditutup pintu-pintu neraka, serta diikatkanlah setan-setan.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Dibukanya pintu-pintu surga di bulan ini disebabkan karena banyaknya amal shaleh yang dikerjakan orang, sekaligus untuk menggemarkan orang-orang beramal. Sedangkan ditutupnya pintu-pintu neraka dikarenakan sedikitnya kemaksiatan yang dilakukan oleh orang-orang beriamn. Adapun diikatnya setan-setan memiliki pengertian bahwa mereka tidak dapat mengganggu orang yang baik sebagaimana yang mereka lakukan di bulan yang lain
Ibadah yang Istimewa
Di bulan yang istimewa ini pasti terdapat pula ibadah istimewa di dalamnya. Yah, ibadah yang dimaksud adalah puasa Ramadhan. Puasa Ramadhan adalah termasuk ibadah wajib yang harus dilaksanakan oleh semua umat muslim di bulan Ramadhan sesuai firman Alloh di Q.S. Al Baqarah 183 (lihat sendiri ya!!). Pastinya pula, ibadah satu ini memiliki nilai lebih dibanding ibadah lainnya, misalnya:
a. Alloh mengkhususkan puasa untuk diriNya karena amalan puasa mulia di sisiNya dan orang yang mengerjakannya dengan ikhlas sangat dicintaiNya. Hal ini dengan jelas terkandung dalam hadits riwayat Imam Muslim, “Semua amalan anak Adam adalah untuknya. Setiap kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya 10 sampai 700 kali. Firman Alloh:’kecuali puasa, karena puasa itu untukKu dan Akulah yang memberi balasan untukNya disebabkan ia telah meninggalkan syahwat dan makan minumnya karena Aku.”
b. Puasa adalah perisai untuk menjaga orang yang berpuasa dari perkataan kotor, keji dan sejenisnya,sesuai hadits Nabi, “Puasa adalah perisai yang digunakan seorang hamba untuk membentengi dirinya dari siksaan neraka.”(HR. Ahmad)
c. Betapa mulianya orang puasa dihadapan Alloh sampai-sampi bau mulutnya dianggap lebih harum dibanding bau kasturi yang semerbak wanginya.
d. Orang yang berpuasa memperoleh 2 jenis kesenangan yaitu kesenangan ketika berbuka dan kesenangan ketika bertemu Rabb nya. Kesenangan ketika berbuka disebabkan ia mendapat nikmat dari Alloh. Adapun kesenangan bertemu Rabbnya ialah karena orang yang berpuasa akan mendapat balasan yang sempurna dari ibadahnya tersebut ketika ia memerlukannya saat di akhirat kelak, yaitu ketika ada seruan.. Manakah gerangan orang-orang yang berpuasa? Silahkan mereka masuk surga melalui pintu ar rayyan yang hanya bisa dimasuki orang yang berpuasa.
Nah, itulah sedikit keutamaan-keutamaan dari bulan Ramadhan dan juga puasaRamadhan. Semoga setelah kita mengetahui keutamaan –keutamaan tersebut, kta semua menjadi lebih bersemangat dan lebih memacu diri kita untuk dapat mengisi bulan yang suci ini sebaik-baiknya dengan amalan-amalan yang terbaik yang bisa kita lakukan..(Syu’aib)









Comments